Matahari : Pengertian, Jarak Dan Ukuran, Suhu Dan Warna, Energi, Susunan Matahari, Beserta Klarifikasi Mengenai Matahari Terlengkap
MATAHARI : Pengertian, Jarak dan Ukuran, Suhu dan Warna, Energi, Susunan Matahari, Beserta Penjelasan Mengenai Matahari Terlengkap
![]() |
| Matahari |
Selamat Datang di Web Pendidikan edukasinesia.com
Hallo teman Edukasi Lovers,senang sekali rasanya pada kesempatan kali ini aku sanggup membagikan artikel untuk menambah pengetahuan dan wawasan teman Edukasi Lovers semua.Artikel yang akan aku bagikan pada kesempatan kali ini berjudul MATAHARI : Pengertian, Jarak dan Ukuran, Suhu dan Warna, Energi, Susunan Matahari, Beserta Penjelasan Mengenai Matahari Terlengkap
Berikut Pembahasannya:
1.Pengertian Matahari
![]() |
| Pengertian Matahari |
Apa Itu Matahari? I Matahari merupakan bintang yang paling bersahabat dengan bumi. Sumber energi matahari mempunyai kesamaan dengan sumber energi bintang yang masing-masing berasal dari reaksi inti.Kesamaan lain antara matahari dan bintang yakni pada spektrum cahayanya.Karena kesamaan antara matahari dan bintang ini matahari termasuk salah satu bintang dari berjuta-juta bintang yang ada di jagat raya. Matahari kita hanyalah satu dari kira-kira 200.000.000.000 bintang dalam galaksi kita, yaitu Bimasakti.Matahari dan keluarga planetnya bertempat di salah satu tangan spiral Bimasakti pada sebuah titik kira-kira tiga perempat jarak dari sentra hingga tepi galaksi ini.
2.Jarak dan Ukuran Matahari
Jarak dan Ukuran Matahari I Jarak terdekat matahari ke bumi sekitar 147,5 juta km, jarak terjauhnya (aphelium) sekitar 152, 5 juta km rata-rata 150 juta km. Dilihat dari bumi, matahari berupa piringan atau bulatan. Lalu tahukah sobat, berapa waktu yang dibutuhkan oleh sinar matahari untuk hingga ke permukaan bumi? Tiap-tiap satu detik, sinar matahari menempuh jarak sejauh 300.000 km. Jadi, waktu yang dibutuhkan oleh sinar matahari untuk hingga ke bumi adalah
150.000.000/300.000 = 500 detik atau 8,33 menit
Jarak antara matahari ke bumi disebut 1 satuan astronomi atau 1 sa atau 1 au (austronomic unit ).Matahari bukanlah bintang yang paling besar, tetapi matahari tampak dari bumi sebagai bintang yang paling besar lantaran matahari yakni bintang yang paling bersahabat dengan bumi. Bintang kedua yang paling bersahabat dengan bumi yakni Alfa Centauri. Matahari merupakan bola gas yang sangat besar, menyala, dan panas luar biasa. Diameter matahari kira-kira 1.400.000 km lebih dari 100 kali diameter bumi.
3.Suhu dan Warna Matahari
Suhu dan Warna Matahari I Matahari ibarat sebuah tungku besar yang pada pusatnya berkobar energi nuklir atau atom. Di pusat, suhunya mencapai 14.000.000°C atau lebih. Suhu pada permukaan matahari menjadi jauh lebih dingin, yakni di antara 5.000° dan 6.000° C. Hubungan antara suhu dan warna akan tampak terang kalau kita memperabukan besi. Pada awalnya, besi tampak berwarna merah, putih, kemudian biru. Suhu warna merah lebih rendah daripada suhu warna biru. Oleh lantaran itu, di pagi atau sore hari kita melihat sinar matahari berwarna kemerah-merahan dan pengaruh panasnya hampir tidak kita rasakan. Pada waktu siang hari, matahari akan berwarna putih kekuning-kuningan. Hal ini disebabkan suhunya sudah meningkat tinggi.
4.Energi Matahari
Energi Matahari I Pada siang hari kita mencicipi panas. Panas ini disebabkan oleh energi pancaran matahari yang hingga ke bumi. Proses pembentukan energi melalui reaksi inti hidrogen helium sintetits. Dalam reaksi ini, dua inti atom hidrogen bergabung membentuk satu inti helium. Massa satu inti helium lebih kecil daripada massa dua inti hidrogen sehingga dalam reaksi ini terjadi kehilangan massa. Massa yang hilang bermetamorfosis energi berupa panas dan cahaya. Menurut Einstein, massa yang hilang bermetamorfosis energi E sesuai dengan persamaan:
E= mc2
dengan:
m= massa yang hilang (kg)
c= cepat rambat cahaya = 300.000.000 m/s
E= energi (joule)
Dengan memakai rumus tersebut, kita sanggup menghitung besarnya energi yang dipancarkan matahari.Berdasarkan perhitungan itu setiap 1 gram atom hidrogen (H2) yang diubah menjadi atom helium (He) akan kehilangan berat sebesar 0.0072 gram atom hidrogen. Berat sebesar 0.0072 gram (yang hilang) diubah menjadi energi yang besarnya = 1,5 1011 kalori/detik. Dengan demikian, kita sanggup membayangkan betapa besarnya hasil reaksi inti yang dihasilkan matahari jikalau massa matahari besarnya 333.400 massa bumi dan terdiri atas 70% hidrogen, 25% helium, dan 5% unsur-unsur lain.
4.Susunan Matahari
![]() |
| Susunan Matahari |
Susunan Matahari I Susunan matahari terdiri atas empat lapisan, yaitu inti matahari, fotosfer, kromosfer, dan korona.Berikut klarifikasi selengkapnya.
a. Inti Matahari
Proses pembentukan energi matahari melalui reaksi inti hidrogen menjadi inti helium berlangsung dalam inti matahari. Oleh lantaran itu, suhu dalam inti matahari sangat tinggi, kira-kira 15.000.000 K (ditulis 1,5 x 107 K).Panas yang dihasilkan dalam inti matahari dipindahkan ke permukaan matahari dengan proses radiasi melalui gas yang sangat rapat yang terdapat pada potongan dalam matahari. Di bersahabat permukaan matahari, proses perpindahan panas secara konvekso menuju ke permukaan matahari.
b. Fotosfer
Permukaan atau kulit matahari disebut dengan fotosfer. Fotosfer terdiri atas gas-gas. Temperatur dari lapisan ini yakni 6.000 K. Permukaan fotosfer yakni berupa bintik-bintik yang terdiri atas bahan besar kecil. Bintik-bintik ini disebut dengan granulasi matahari. Pada permukaan fotosfer sering terlihat lubang-lubang atau bintik-bintik yang disebut noda matahari (sun spot). Timbulnya noda-noda ibarat itu sanggup mengakibatkan gangguan pada peralatan elektromagnet di bumi serta gangguan-gangguan pada siaran radio dan jarum magnet.
c. Kromosfer
Kromosfer merupakan lapisan gas yang sangat panas yang menyelubungi matahari. Sewaktu terjadi gerhana matahari, lapisan ini tampak sebagai gelang yang berwarna kemerah-merahan di sekeliling matahari. Penyelidikan ihwal spektrum Kromosfer memberi info ihwal adanya zat cair, helium, dan kalsium di dalamnya. Di dalam lapisan ini, terkadang terlihat pengecap api yang memancar hingga memasuki lapisan gas yang terletak di atasnya. Lidah api ini berwarna merah dan bentuknya tidak tetap.
d. Korona (Corona)
Korona merupakan lapisan gas yang renggang di sekeliling matahari di luar kromosfer dan berwarna putih berkilau-kilauan. Temperatur pada lapisan ini 1.000.000 K. Korona matahari hanya sanggup dilihat sewaktu terjadi gerhana matahari tepat (total). Selama gerhana total berlangsung, fotosfer sebagian tertutup oleh bulan, tetapi korona yang terletak di sebelah luar cincin yang bersinar merah (kromosfer) sanggup terlihat terang dengan mata telanjang. Karena bentuk korona ibarat mahkota maka disebut juga mahkota matahari. Kita sanggup mengamati korona sepanjang hari walaupun tidak terjadi gerhana total dengan memakai peralatan yang disebut koronagraf (coronagraph). Koronagraf yakni sebuah teleskop khusus yang mengandung cakram hitam yang diletakkan sedemikian sehingga cahaya dari fotosfer ditahan dan terciptalah suatu gerhana total buatan.
Demikianlah Artikel lengkap yang berjudul MATAHARI : Pengertian, Jarak dan Ukuran, Suhu dan Warna, Energi, Susunan Matahari, Beserta Penjelasan Mengenai Matahari Terlengkap.Semoga sanggup bermanfaat bagi Sobat Edukasi Lovers semuanya.Jika artikel ini bermanfaat sudi kiranya bagi teman semua untuk mengelike dan membagikan artikel ini untuk menjaga kelangsungan blog ini menjadi lebih baik.Jika ada permintaan,pertanyaan,kritik,maupun saran,silahkan berikan komentar teman semua di kolom komentar di bawah ini.
Terima Kasih…
Salam Edukasi…



Comments
Post a Comment