Sejarah Kerajaan Buleleng Dan Kerajaan Dinasti Warmadewa

Sejarah Kerajaan Buleleng dan Kerajaan Dinasti Warmadewa


Sejarah Kerajaan Buleleng dan Kerajaan Dinasti Warmadewa Sejarah Kerajaan Buleleng dan Kerajaan Dinasti Warmadewa

Sejarah Kerajaan Buleleng dan Kerajaan Dinasti Warmadewa





Selamat Datang di Web Pendidikan edukasinesia.com

Hallo teman Edukasi Lovers,senang sekali rasanya pada kesempatan kali ini aku sanggup membagikan artikel untuk menambah pengetahuan dan wawasan teman Edukasi Lovers semua.Artikel yang akan aku bagikan pada kesempatan kali ini berjudul Sejarah Kerajaan Buleleng dan Kerajaan Dinasti Warmadewa



Sejarah Kerajaan Buleleng dan Kerajaan Dinasti Warmadewa Sejarah Kerajaan Buleleng dan Kerajaan Dinasti Warmadewa

Sejarah Kerajaan Buleleng dan Kerajaan Dinasti Warmadewa





              Menurut gosip Cina,di sebelah timur Kerajaan Kalingga ada kawasan Po-li atau Dwa-pa-tan yang sanggup disamakan dengan Bali.Adat istiadat di Dwa-pa-tan sama dengan kebiasaan orang-orang Kaling.Misalnya,penduduk biasa menulis daun lontar.Bila ada orang meninggal,mayatnya dihiasai dengan emas dan ke dalam mulutnya dimasukkan sepotong emas,serta diberi bau-bauan yang harum.Kemudian mayit itu dibakar.Hal itu membuktikan Bali telah berkembang.
              Dalam Sejarah Bali,nama Buleleng mulai populer sehabis periode kekuasaan Majapahit.Pada waktu di Jawa berkembang kerajaan-kerajaan Islam,di Bali juga berkembang sejumlah kerajaan.Misalnya Kerajaan Gelgel,Klungkung,dan Buleleng yang didirikan oleh I Gusti Ngurak Panji Sakti,dan selanjutnya muncul kerajaan yang lain.Nama Kerajaaan Buleleng semakin terkenal,terutama sehabis zaman penjajahan Belanda di Bali.Pada waktu itu pernah terjadi perang rakyat Buleleng melawan Belanda.
              Pada zaman kuno,sebenarnya Buleleng sudah berkembang.Pada masa perkembangan Kerajaan Dinasti Warmadewa,Buleleng diperkirakan menjadi salah satu kawasan kekuasaan Dinasti Warmadewa.Sesuai dengan letaknya yang ada di tepi pantai,Buleleng bermetamorfosis sentra perdagangan laut.Hasil pertanian dari pedalaman diangkut lewat jalur darat menuju Buleleng.Dari Buleleng barang dagangan yang berupa hasil pertanian menyerupai kapas,beras,bawang,kemiri,dan asam diangkut atau diperdagangkan ke pulau lain (daerah seberang).Perdagangan dengan kawasan seberang mengalami perkembanan pesat pada masa Dinasti Warmadewa yang diperintah oleh Anak Wungsu.Hal ini sanggup dibuktikan dengan adanya kata-kata pada prasasti  yang disimpan di Desa Sambiran yang berangka tahun 1605 M.Adapun kata-kata yang dimaksud berbunyi “mengkana ya hana banyaga sakeng sabrangjong,baihtra,rumunduk i manasa…”.Artinya,andai kata ada saudagar dari seberang yang tiba dengan jukung bahitra berlabuh di manasa…”.
              Sistem perdagangannya ada yang memakai sistem barter,ada yang sudah dengan alat tukar (uang).Pada waktu itu sudah dikenal beberapa jenis alat tukar (uang),misalnya ma,su dan piling.
              Dengan perkembangan perdagangan bahari antar pulau di zaman kuno secara irit Buleleng mempunyai peranan yang penting bagi perkembangan kerajaaan-kerajaan di Bali,misalnya pada masa Kerajaan Dinasti Warmadewa.


Demikianlah Artikel lengkap yang berjudul Sejarah Kerajaan Buleleng dan Kerajaan Dinasti Warmadewa.Semoga sanggup bermanfaat bagi Sobat Edukasi Lovers  semuanya.Jika artikel ini bermanfaat sudi kiranya bagi teman semua untuk mengelike dan membagikan artikel ini untuk menjaga kelangsungan blog ini menjadi lebih baik.Jika ada permintaan,pertanyaan,kritik,maupun saran,silahkan berikan komentar teman semua di kolom komentar di bawah ini.
Terima Kasih…
Salam Edukasi…




Comments

Popular posts from this blog

Sepuluh (10) Kerajaan-Kerajaan Hindu Buddha Di Indonesia Yang Pernah Ada

Sejarah Kerajaan Kediri (Panjalu) Beserta Penjelasannya Terlengkap

Peta Jalur Masuk Dan Persebaran Hindu Buddha Di Indonesia Beserta Penjelasannya